Langsung ke konten utama

Undip dan Pemkot Semarang Jalin Sinergi Redam Angka Covid-19

 KOMPAS.com - Universitas Diponegoro ( Undip) membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam menangani permasalahan Covid-19 mengingat pandemi Covid-19 belum menunjukkan penurunan signifikan belakangan ini. Demi menyukseskan agenda itu, rencananya perguruan tinggi yang berada di Semarang ini akan menandatangani komitmen kerja sama dengan Pemkot Semarang pada Rabu, 16 September 2020. Bantuan yang akan diberikan Undip terkait penelitian dan pengembangan teknologi dalam meredam angka Covid-19 di Semarang. Baca juga: Pendaftar 21.849 Orang, Undip Siapkan 52 Prodi Pilihan S1 Plt Wakil Rektor Komunikasi dan Bisnis Undip, Dwi Cahyo Utomo mengatakan, harapan dari hasil kerjasama antara Undip dengan Pemokot bisa berjalan dengan baik. Salah satu kerja samanya adalah Undip memberikan robot pelayanan masyarakat yang ditempatkan di kantor Wali Kota Semarang. "Kita juga berikan perpustakaan Daerah, Pelayanan Terpadu Satu Pintu kota Semarang dan juga Zeta Green yang berfungsi menyerap udara kotor, membunuh bakteri dan virus yang akan sangat membantu percepatan penanganaan pandemi Covid di kota Semarang," kata Dwi Cahyo dalam keterangan resminya, melansir laman Undip, Selasa (15/9/2020). Menurut dia, robot yang diberikan berbentuk robot medis. Nantinya robot itu berfungsi mengurangi kontak antara tenaga medis dengan pasien Covid-19. Adapun robot yang dibangun pernah menangani wisuda, robot itu digunakan saat wisuda online untuk menggantikan kehadiran fisik wisudawan wisudawati, sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19. "Sedangkan Zeta Green merupakan produk dari Teaching Industry Universitas Diponegoro dan Dipo Technology," jelas dia. Pemkot Semarang beri dana hibah Sementara Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, bentuk dukungan yang akan diberikan Pemkot Semarang ke Undip adalah dana hibah penelitian. Tujuan penitian ini untuk lebih menyempurnakan fungsi robot-robot isu sesuai dengan kebutuhan. "Kami pemerintah kota Semarang, membutuhkan robot pelayan masyarakat di mana robot ini untuk melayani masyarakat yang ingin menemui wali kota, misalnya mengantarkan surat dari warga untuk walikota. Jadi tidak ada tatap muka langsung tetapi diwakili oleh robot dan komunikasinya melalui layar pada robot. Ini salah satu bagian dari upaya pencegahan Covid," tegas Hendrar. Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Gedung Sekolah Vokasi Undip, Ini Pesannya... Robot medis juga sudah diujicobakan di salah satu rumah sakit penanganan di kota Semarang. Pada saat ada robot medis, fungsi tenaga medis bisa tergantikan, antara lain seperti mengantarkan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pasien lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Alasan Kapten Tim Academy Liga Italia Kuliah di Undip

  Kompas.com - 07/09/2020, 14:27 WIB BAGIKAN: Komentar Lihat Foto Ilustrasi sepak bola.(shutterstock) Penulis Albertus Adit | Editor Albertus Adit KOMPAS.com - Universitas Diponegoro ( Undip) Semarang patut berbangga. Pasalnya, salah satu mahasiswa baru angkatan 2020/2021 adalah jebolan Kapten Tim Academy yang berlaga di Klasemen Enam Liga Italia. Dia adalah pesepakbola muda asal Indonesia Emir Eranoto Dipasena. Emir memutuskan meninggalkan posisinya sebagai kapten tim dan memilih untuk kuliah S1 di Undip Prodi Sastra Inggris. Padahal, Emir sebelumnya adalah pemain muda berbakat yang direkrut San Marco Juventina hingga dipercaya sebagai kapten tim di klub sepakbola ISM Academy. Baca juga: Dari Ribuan Kampus, Lulusan Undip Tercepat Ketiga Dapat Pekerjaan Diharapkan perkuat PS Undip Tentunya, dengan hadirnya Emir di Undip diharapkan mampu memperkuat tim sepakbola Kampus Diponegoro yakni PS Undip. "Kita berharap Emir mau memperkuat PS Undip yang juga aktif di kompetisi sepakbola nasi...